Minggu, 25 Desember 2016

Permasalahan yang Dihadapi masyarakat dalam pembangunan desa


            Permasalahan yang terjadi di masyarakat pedesaan bukan saja karna menyangkut dari sebagian pembangunan yang berskala besar seperti pembangunan proyek,namun pada umumnya yaitu permasalahan yang terjadi mencakup lebih luas tentang pembangunan yang berlangsung didesa dapat berupa sumberdaya manusia,material dan sumber daya dari pemerintah yang di perlukan guna untuk membangun sebuah desa.sebenarnya masyarakat desa bisa dikatakan masyarakat yang mandiri yang mampu menciptakan dan mengembangkan potensi dirinya untuk membangun,memenuhi segala kebutuhan hidupnya ,membangun sarana prasarana yang mereka butuhkan didesa.disini pemerintah juga perlu mengadakan bantuan pada masyarakat desa untuk menjadikan desa lebih maju lagi tentunya dengan proses pemberdayaan pendidikan yang menyeluruh serta media sebagai alat untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat desa yang pengetahuannya masih minim.pembangunan desa tentu sangat penting yang harus di perhatikan oleh pemerintah untuk kepentingan bersama serta mensejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia.
           

Dalam artikel yang saya susun,saya akan memaparkan sedikit tentang apa saja permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan desa dan peran serta masyarakat pedesaan.
Permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan desa umumnya berada pada masalah structural dan sosial budaya.adapun masalah yang dihadapi dalam upaya pembangunan di desa yaitu:
A.    Masalah sosial budaya
Rendahnya tingkat pendidikan
Sarana pendidikan masyarakat desa cenderung rendah,masyarakat didesa umumnya hanya berpendidikan SD,SMP dan SMA saja itupun masih sangat langka orang yang melanjutkan pendidikan nya sampai tingkat SLTA.hal seperti ini disebabkan karna kurangnya pengetahuan masyarakat desa tentang pentingnya pendidikan untuk masadepan mereka,untuk kelangsungan kesejahteraan hidup mereka selanjutnya. Lazimnya masyarakat desa jika anak nya telah lulus dari SD lebih memilih untuk di nikahkan. Sehingga masadepan generasi penerus bangsa terputus dan terlingkar oleh kemiskinan karna rendahnya pendidikan yang disandangnya.rendahnya pendidikan ini juga menyebabkan  berbgai permasalahan seperti kurangnya inisiatif untuk kesejahteraan hidupnya , mereka hanya memikirkan bagaimana mereka bisa bertahan hidup dengan kemampuan yang mereka miliki tanpa memikirkan bagaimana sekanjutnya kehidupan mereka jika tidak adanya dasar pengetahuan tentu mereka hanya akan pasif,dan bagaimana tantangan mereka dimasa yang akan datang.karena minimnya pendidikan hampir 95% mata pencaharian masyarakat desa yaitu sebagai petani.rendahnya pendidikan pula menjadi kendala dalam penerapan inovasi  yang dilakukan oleh penyuluhan.oleh karena itu masyarakat desa harus ditingkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan untuk generasi penerus yang akan datang.
Minimnya sarana dan prasarana di pedesaan
Selain rendahnya pendidikan adapun masalah yang dihadapi dalam pembangunan desa yaitu sarana dan prasarana di antaranya adalah transportasi sebagai alat untuk menjembatani isolasi antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya,seperti jalan raya,sungai,jembatan,transportasi laut,danau dan lain sebagainya sebagai alat penghubung.sedangkan sarana nya yaitu,mobil,motor,perahu,pesawat dan lain sebagainya.transportasi yang memadai akan mendukung arus orang dan barang yang keluar dan masuk ke pedesaan.untuk mendorong peningkatan dinamika masyarakat pedesaan akan arus transportasi orang dan barang keluar dan masuk dari dank e daerah pedesaan diperlukan sarana dan prasarana transportasi yang memadai.
Salah satu penyebab daerah pedesaan masih tertinggal adalah masih minimnya sarana dan prasarana transportasi yang membuka akes daerah pedesaan dengan daerah lainnya.kondisi sarana dan prsarana transportasi yang minim berkontribusi terhadap keterbelakangan ekonomi daerah pedesaan ,secaraumum masyarakat daerah pedesaan menghasikan jenis produk yang sama sehingga transaksi jual beli barang antar sesame penduduk disuatu desa relative kecil karna semua orang memiliki produk yang saa sehingga dengan adanya sarana dan prasarana hasil produk dari desa dapat di angkut ke kota melalui sarana yang memadai sehingga dengan cepat proses pemasarannya dan meningkatkan tingkat ekonomi yang tinggi,namun tak bisa dipungkiri karna minim nya sarana dan prasarana yang ada justru terlalu lama produk di diamkan hingga rusak dan masyarakat desa mengalami kerugian dan tentu banyak masyarakat desa lebih memilih merantau kedaerah ain  terutama daerah perkotaan yang dianggap lebih menawarkan masa depan yang lebih baik.
Terbatasnya lapangan pekerjaan di pedesaan
Indonesia sebagai negara agraris sampai saat ini dapat dilihat dari besarnya jumlah penduduk yang masih mengandakan penghasilannya serta menggangtungkan harapan hidupnya pada sector pertanian.sektor pertanian mendominasi masyrakat pedesaan sebagai mata pencahariannya .hingga sampai saat ini lapangan pekerjaan yang tersedia didesa hanyalah pertanian.hanya sedikit orang saja bahkan terbatas yang mempunyai profesi sebagai orang orang tertentu yang mempunyai pangkat.aktivitas usaha masyarakat pedesaan hanya mengelola sumber daya alam yang secara langsung atau tidak ada kaitan nya dengan pertanian.peluang usaha di non-sektor pertanian masih belum memadai dan belum berkembang dengan baik karna kurangnya wawasan serta kesadaran masyarakat desa akan perkembangan zaman yang di dominasi oleh perkembangan teknologi.
Upaya untuk medorong dan melepaskan daerah pedesaan dari berbagai ketertinggalan atau keterbelakangan maka pembangunan desa dalam aspek fisik perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan komponen msyarakat lainnya.pembangunann desa dalam aspek fisik selanjutnya dalam tulisan ini disebut pembangunan desa.merupakan pembangunan sarana prasarana dan manusia didaerah pedesaan yang merupakan kebutuhan masyarakat daerah pedesaan dalam mendukung kativitas dan kehidupan masyarakat pedesaan.
Peran pemerintah dalam pembangunan dsa ditempatkan pada posisi yang tepat.pemerintah diharapkan berperan dalam memberi motivasi,stimulus,fasilitas,pembinaan,pengawasan dan hal-hal yang bersifat bantuan terhadap pembangunan desa.
Rendahnya kesadaran petani terhadap adopsi dan inovasi pertanian
Karena minimnya pendidikan masyarakat hal ini menyebabkan penduduk desa hampir 95% penduduk bermata pencaharian sebagai petani .selain itu masalah rendahnya pendidikan menjadikan kendala dalam penerapan inovasi yang dilakukan oleh penyuluhan.dalam mengelola pertanian mereka  hanya menggunakan cara-carayang mereka terapkan selama ini secara turun temurun tanpa adapembaharuan yang dilakukan untuk meningkatkan hasil tani mereka.
PERAN SERTA MASYARAKAT PEDESAAN
            Masyarakat diharapkan untuk berperan serta lebih aktif dan produktif,lebih diberdayakanpartisifasi nya serta kontribusi dalam penyusunan program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat ,memberikan pemikiran yang konstruktif,ikhlas menyerahkan sebahagian lahannya dan bersedia mengumpulkn dana untuk melaksanakan pembangunan didesanya.
            Dalam pendekatan perencanaan partisipatif dibutuhkan dukungan pemerintah pusat,pemerintah daerah dan kontribusi dari anggota masyarakat local.
            Pembangunan masyarakat pedesaan ditingkatkan melalui pengembangan kemampuan sumberdaya manusia yang ada di pedesaan,sehingga prakarsa dan kreatifitas anggota masyarakat menjadi semakin berkembang dan tingkat kesadarannya semakin tinggi.
            Pengertian dan pola peran masyarakat dalam pembangunan terkait erat dengan azas dan falsafah yang dianut dalam kehidupan masyarakat.pengertian dan pola peran masyarakat tercermin dalam masalah masalah yang timbul dalam kegiatan pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah,dan tampak dalam pelaksanaan pendekatan perancanaan baik dari bawah dan dari atas ,yang menghendaki tanggung jawab,prakarsa dan partisipasi aktif masyarakat.karena tidak mungkin seluruh kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh pemerintah,maka diperlukan peran serta masyarkat dalam berbagai kegiatan pembangunan baik dibidang ekonomi ,pelayanan umum maupun di bidang sosial lainnya.
Berbagai bentuk peran masyarakat yang teah berkembang meliputi:
a.       Peran serta dalam dunia usaha
b.      Peran serta dalam bidang sosial ekonomi seperti pendidikan,pelayanan kesehatan,angkutan,dan jenis-jenis jasa lainnya.
c.       Peran serta dalam proses perencanaan pembangunan seperti yang dilakukan LKMD dan sebagainya.
d.      Peran sertakarena dorongan bain un tuk turut memikirkan permasaahan pembangunan,seperti yang diakukan oleh media massa dan sebagainya.
e.       Peran serta kelompok professional dan kelompok minat karena ingin menyumbangkan kemampuan nya kepada masyarakat miskin ,menderita,tertinggal,dan terpencil seperti yang dilakukan oleh LSM
f.       Peran serta yang tela lama melembaga ditengah tradisi masyarakat ,seperti gotong royong,banjar desa,dan lain-lain.
            Untuk menumbuhkan peran serta masyarakt dalam pembangunan yang tidak terjangkau oleh birokrasi pemerintah dibutuhkan peran serta LSM yang mampu dalam bidangnya untuk berperan serta .dengn peran serta LSM,program-program pemerintah dapat menjangkau masyarakat lebih luas,dengan demikian prakarsa masyarakat sendiri dapat tumbuh sehingga kegiatan-kegiatan pembangunan tidak tergantung pada proyek pemerintah.dengan cara ini pendapatan masyarakat dan kesempatan kerja dapat meningkat.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar