Minggu, 25 Desember 2016

keterlibatan politik warga etnis tionghoa di kabuopaten belu


Seorang rekan dari keturunn etnis tionghoa bercerita bhawa pada masa orde baru ia pernah bercita-cita melanjutkan studi di AKABRI.setelah tamat SMa. Namun cita-cita ini pupus diengah jalan ketika lamarannya untuk ikut seleksi ditolak lantaran ia keturunan tionghoa.contoh ini menggmbarkan nasib hampir semua warga indosesia dari keturunan etnis tionghoa pada masa rezim Orde Baru.hak-hak aasi mereka untuk terlibat dalam bidang politik sangat dibatasi .
Dalam sejarah bangsa Indonesia warga negara keturunan etnis tionghoa sering mengalami kekerasan fisik dan proses diskriminasi secra sistematis oleh negara.selain kekerasan fisik meeka juga mengalami perlakuan diskrimintif oleh negara.dalam masa orde baru setiap warga keturunan tionghoa harus mengikuti proses naturalisasi jika mau tetap menjadi warga negara Indonesia.hak-hak mereka untuk berekspresi sesuai dengan warisan budaya dan keyakinan religiusnya dipngkas oleh negara.disamping itu hak untuk terlibat dibdang politik juga di batasi oleh rezim soeharto.
Kabupaten belu di provinsi nusa tenggara timur mungin merupakan salah satu dari sedikit wilayah direpublik ini dimana cakup banyak warga etnis tionghoa sudah mencoba keluar dari selubng hitam trauma masa silam dan rengsek masuk ke ranah politik praktis entah pada tataran lembaga pemerintahan maupun dibidang legislative.terdapat kedua DPD partai dan sejumlah kepala dinas yang berasal dari latar belakang enis tionghoa.bupati beu yang adalah actor utama politik di belu juga berasal dari kelompok etnis tionghoa.disini dpat dilihat bahwa adanya keterlibatan politik dari kelompok etnis tionghoa dalam sebuah politik multikulturalisme.

Satu hal yang menonjo dikabupaten belu ialah banyaknya jumlah politisi yng berlatar belakang etnis tiongha baik berkiprah dilembaga legislative ,eksekutf dan partai-partai politik.salah satu penjelasan paling sederhan untuk fenomena ini adalah kekuatan modal ekonomi cukup besar yang dimiliki oleh kelompok etnis ionghoa sehingga mampu bersaing dalam dunia politik yang ada di Indonesia khususnya di kabupaten belu tersebut yang di aktori oleh kaum etnis tionghoa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar