Minggu, 25 Desember 2016

KISAH NYATA KEAJAIBAN AYAT KURSI DI AMERIKA

Suatu hari wanita ini berjalan pulang dari bekerja dan agak kemalaman,suasana jalan setapak sepi.ia melewati jalan pintas.
Diujung jalan pintas itu dia melihat ada sosok pria Kaukasian,ia menyangka pria itu seorang warga amerika,tapi perasaan wanita ini agak was-was karna sekilas raut pria itu agk mencurigakan seolah ingin  mengganggunya.
Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah allah,kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca ayat kursi berulang-ulang seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan allah,meski tidak mempercepat langkahnya ,ketika dia melintasi didepan pria berkulit putih itu,ia tetap berdoa.sekilas ia melirik kea rah pria itu.orang asyik dengan rokok nya dan seolah tidak memperdulikannya.
Keesokan harinya wanita itu melihat berita criminal seorang wanita melintas dijalan yang sama dengan jalan yang ia lintasi semalam,dan wanita itu melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya dilorong gelap itu
Hati muslimah inipun tergerak karena wanita tadi melintas jalan pintas itu hanya beberapa menit setelah ia melintas disana.dalam berita itu dikanbarkan wanita itu tidak bisa mengidentifikasi pelaku dari kotak kaca.dari beberapa orang yang dicurigai polisi.
Muslimah inipun memberanikan diri datang ke kantor polisi,dan memberitahukan bahwa rasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan kepada wanita tersebut.
Tergerak oleh rasa ingin tahu,muslimah ini menemui pelaku tadi dan didampingi oleh polisi.
Muslimah:”apa anda melihat saya?saya juga melewati jalan itu seteh beberapa menit sebelum wanita yang kau perkosa itu,?mengapa anda mengganggunya tapi tidaka mengganggu saya?mengapa anda tidak berbuat apa apa sedangkan saat itu saya sedang sendiriran?
penjahat:” tentu saja saya melihatmu malam tadi,anda berada disana malam tadi beberapa menit sebelum wanita itu,saya tidak berani mengganggu anda .saya melihat dua orang besar di belakang anda pada waktu itu,satu disisi kiri dan satu di sisi kanan anda.”

Muslimah itu tidak melanjutkan kata-katanya. Hatinya penuh syukur dan dan terus mengucap syukur. Dengkulnya bergetar mendengar penjelasan pelaku kejahatan itu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar