Minggu, 25 Desember 2016

Malu dan Iman

Hidup dan matinya hati seseorang sangat mempengaruhi sifat malu oraang tersebut. Begitu pula dengan hilangnya rasa malu ,di pengaruhi oleh kadar kematiann hati dan ruh seseorang.
Sehingga setap kali hati hidup,pada saatitu pula rasa malu menjadi lebih sempurna.
Malu adalah cabang keimanan  seperti yang di sabda kan rasul:”iman memiliki dari tujuhpulu atau enampuluh cabang,cabang yang paling tinggi adalah perkataan laailahailallah  dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri  atau gangguann dari jalan,dan malu adalah salah satu canbang iman.

Malu dan iman senantiasa berama,apabila salah satunya dicvabut maka hilanglah yang lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar