Pada tanggal 16 november 2016 israel sahkan RUU
larangan adzan pake pengeras suara diwilayah palestina.
Isrel megklaim suara adzan mengganggu oranglain yang
mendengarnya warga pelstina kumandangkan adzan diatas atap rumah mereka pasca larangan Israel hmed lakukan adzan di
parlemen israelsebagai protes RUU larangan adzan dan sejak hari selasa hingga
hari kamis 22-24 november wilayah Israel
terjadi kebakaran hebat kebakaran hutan di Israel terpaksa membuat ribuan orang
untuk mengungsi Israel meminta bantuan
yunani kroasia dan rusia , mengerahkan pesawat pemadam api dari tiga negara
untuk membantu Israel mengatasi kebakaran.
Kantor pers luar negri dari kepolisian Israel
mengatakan titik api baru telah muncul di Modiin.
Empat mobil polisi,delapan truk pemadam
kebakaran,dan dua pesawat telah dikirim untuk memadamkan kobaran api dan
mencegah korban jiwa dan terluka
Beberapa
sekolah di modiin telah ditutup
Selain itu,jalan di kill hahoresh,dotan valley,dan
yair peleg telah ditutup.
Kaasan dekat persimpangan shilat juga sempat ditutup
pagi ini karena amukan api didekat neve ilan,namun,kawasan itu sudah di buka
kembali.
Pada rabu malam,yunani,kroasia dan rusia mengumumkan
bahwa mereeka mengirimkan pesawat pemadam kebakaran untuk membantu Israel.
Menurut kantor perdana mentri Israel,kebakaran
meladan wilayah tengah dan utara Israel.
Juru bicara kepolisisan israelMicky
Rosenfeld,mengatakan kebakaran pada rabu terjadi di nataf tak lama setelah
pukul 09:00
Empat orang yang jadi tersangka warga Israel pemicu
kebakaran telah di interogasi.”api dengan cepat menyebar dari jaan mana
pembangunan sedang dilakukan,dan polisi dan petugas pemafdam kebakaran segera
merespon” kata rosenfeld seperti dikutip the Jerusalem post’
Tidak ada komentar:
Posting Komentar